HMPM S2 Ekonomi Syariah Turut Berpartisipasi dalam Webinar KMAJ #3 Bahas Jawa Kuno dan Modern
JEMBER – Webinar Nasional KMAJ #3 sukses diselenggarakan pada Minggu, 29 Maret 2026, pukul 19.00 hingga 20.30 WIB. Kegiatan ini dilaksanakan secara daring melalui platform Google Meet dan diikuti oleh ratusan peserta yang terdiri dari seluruh peserta KMAJ serta masyarakat umum dari berbagai daerah.
Acara yang diselenggarakan oleh KMAJ ini mengusung tema “Merajut Benang Merah Jawa Kuno dan Jawa Baru, melalui Tata Tulis Mardikawi”. Tema tersebut diangkat sebagai upaya untuk memperkuat pemahaman generasi masa kini terhadap kesinambungan bahasa dan budaya Jawa dari masa ke masa.
Hadir sebagai pemateri, Mpu Heri Purwanto, seorang Founder grup belajar Bahasa Jawa Kuna sekaligus penulis buku Pararaton: Biografi Para Raja Singhasari Majapahit. Selain itu, beliau juga dikenal sebagai konten kreator yang aktif mengangkat sejarah dan budaya Jawa melalui berbagai platform digital.
Dalam penyampaiannya, Mpu Heri Purwanto menekankan pentingnya memahami tata tulis dan sastra Jawa Kuna sebagai bagian dari identitas budaya yang tidak terpisahkan dari perkembangan Jawa modern. Ia menjelaskan bahwa tata tulis mardikawi menjadi salah satu jembatan penting dalam merajut hubungan antara nilai-nilai masa lalu dengan konteks kekinian.
“Melalui pemahaman bahasa dan sastra Jawa Kuna, kita dapat menggali kearifan lokal yang masih relevan dan dapat diterapkan dalam kehidupan saat ini,” ujarnya.
Webinar berlangsung dengan suasana interaktif, di mana peserta diberikan kesempatan untuk berdiskusi dan mengajukan pertanyaan secara langsung kepada narasumber. Antusiasme peserta terlihat dari banyaknya pertanyaan yang diajukan selama sesi tanya jawab.
Salah satu peserta, Abdul Hamid, S.H., M.E., yang merupakan mahasiswa S2 Ekonomi Syariah di UIN KHAS Jember sekaligus Tim Networking HMPM, turut berpartisipasi dalam kegiatan tersebut. Kehadirannya mencerminkan tingginya minat kalangan akademisi dalam memperdalam wawasan budaya dan sejarah Jawa.
Melalui kegiatan ini, KMAJ berharap dapat meningkatkan kesadaran dan minat masyarakat, khususnya generasi muda, dalam mempelajari serta melestarikan bahasa dan budaya Jawa sebagai warisan leluhur yang bernilai tinggi di tengah arus modernisasi.
Penulis : Abdul Hamid, S.H., M.E



.jpg.jpeg)