EJAVEC 2026: Momentum Kunci Perkuat Ketahanan dan Kemandirian Ekonomi
JEMBER – Kegiatan Road To East Java Economic (EJAVEC) Forum 2026 sukses digelar pada Rabu (8/4/2026) pukul 09.00–12.00 WIB di Universitas Jember. Forum ini mengangkat tema “Mengakselerasi Pembangunan Wilayah untuk Pertumbuhan Ekonomi Jawa Timur yang Unggul, Inklusif, serta Berkelanjutan Menuju Ketahanan dan Kemandirian Ekonomi Nasional.”
Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi antara Bank Indonesia, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Airlangga, Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia Cabang Surabaya, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Jember, serta Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia Cabang Jember. Sinergi ini mencerminkan komitmen bersama dalam memperkuat pembangunan ekonomi daerah berbasis kolaborasi multipihak.
Acara dilaksanakan secara hybrid, yakni luring di lokasi kegiatan dan daring melalui Zoom, sehingga memungkinkan partisipasi yang lebih luas. Diskusi dipandu oleh Khoirul Ifa selaku moderator.
Sejumlah narasumber turut memberikan pemaparan, di antaranya Catur Sugiyanto dari Universitas Gadjah Mada, Adhitya Wardhono, serta Bayu Dwi Kuniawan dan Roni Satrio sebagai Juara 1 Call for Paper EJAVEC 2025 kategori umum. Para pembicara menyoroti pentingnya inovasi kebijakan, penguatan riset, dan sinergi lintas sektor dalam mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.
Kegiatan ini juga dihadiri oleh dosen dan mahasiswa Program Magister Ekonomi Syariah UIN KHAS Jember, serta sejumlah pengurus dari Bank Indonesia yang turut memperkaya diskusi.
Turut hadir Ahmad Mundir selaku Ketua HMPM S2 Ekonomi Syariah. Dalam kesempatan tersebut, ia menyampaikan, “Forum Road to EJAVEC 2026 ini menjadi ruang yang sangat strategis bagi kami, khususnya mahasiswa S2 Ekonomi Syariah, untuk memperluas wawasan dan berkontribusi dalam diskursus pembangunan ekonomi daerah. Kami berharap kolaborasi antara akademisi, praktisi, dan regulator seperti ini terus diperkuat agar mampu melahirkan gagasan nyata menuju kemandirian ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.”
Melalui forum ini, diharapkan lahir berbagai rekomendasi strategis yang mampu mempercepat pembangunan wilayah di Jawa Timur, sekaligus memperkuat fondasi ketahanan dan kemandirian ekonomi nasional di masa mendatang.
Penulis : Abdul Hamid, S.H., M.E



