Prodi S2 Ekonomi Syariah Gelar Visiting Lecture: Bandingkan Praktik Manajemen Risiko Bank Syariah Malaysia vs Indonesia
Jember, 20 Agustus 2025 – Program Studi Magister Ekonomi Syariah Pascasarjana UIN Kiai Haji Achmad Siddiq (KHAS) Jember menyelenggarakan kegiatan International Visiting Lecture dengan tema “Risk Management in Malaysian Islamic Bank”. Kegiatan ini terselenggara berkat kerja sama dengan Pascasarjana UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung serta dukungan dari Perguruan Tinggi yang tergabung dalam Asosiasi Prodi dan Jurusan Ekonomi Syariah Indonesia (APSESI).
Kegiatan ini berhasil menarik perhatian luas dengan jumlah peserta mencapai 245 orang, yang terdiri dari mahasiswa dan dosen dari 16 kampus se-Indonesia. Partisipasi hadir dari berbagai tingkatan studi, mulai dari program sarjana (S1), magister (S2), hingga doktoral (S3) dari perguruan tinggi Islam negeri maupun swasta.
Narasumber utama pada kegiatan ini adalah Dr. Noraziah Che Arshad, Chair of PhD and Master by Research, Islamic Banking School, Universiti Utara Malaysia. Dalam pemaparannya, Dr. Noraziah menjelaskan berbagai bentuk risiko yang dikelola oleh perbankan Islam di Malaysia, antara lain Credit Risk (risiko pembiayaan), Liquidity Risk (risiko likuiditas), Market Risk (risiko pasar),Shari’ah Non-Compliance Risk (risiko ketidakpatuhan syariah), dan Operational Risk (risiko operasional).
Salah satu topik menarik yang dipaparkan adalah market risk terkait tekanan nilai tukar. Menurut Dr. Noraziah, bank syariah di Malaysia mengatasinya melalui instrumen Islamic hedging, salah satunya menggunakan currency swap. Sementara itu, di Indonesia, praktik Islamic hedging banyak diterapkan dalam bentuk forward agreement, khususnya dalam transaksi kebutuhan ibadah haji dan sejenisnya.
Ketua Prodi S2 Ekonomi Syariah Pascasarjana UIN KHAS Jember, Dr. Nikmatul Masruroh, S.H.I., M.E.I., menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari penguatan mata kuliah Manajemen Risiko Bisnis Syariah. Diharapkan, melalui forum internasional ini, mahasiswa dan dosen dapat memperluas perspektif mengenai praktik manajemen risiko perbankan syariah di tingkat global.
“Kerja sama lintas kampus ini membuktikan bahwa isu-isu strategis dalam perbankan syariah tidak hanya relevan secara lokal, tetapi juga menjadi bagian dari wacana internasional. Kehadiran Dr. Noraziah semakin memperkaya wawasan akademik dan aplikatif dalam bidang manajemen risiko,” ungkap Kaprodi S2 Ekonomi Syariah Pascasarjana UIN KHAS Jember.
Wakil Direktur Pascasarjana UIN KHAS Jember menambahkan bahwa kegiatan ini juga menjadi bukti nyata komitmen Pascasarjana dalam memperkuat jejaring akademik dan meningkatkan mutu pendidikan.
“Pascasarjana UIN KHAS Jember terus berupaya menghadirkan pembelajaran yang adaptif dengan kebutuhan global. Kolaborasi bersama APSESI dan Universiti Utara Malaysia diharapkan tidak hanya berhenti pada forum ini, tetapi juga berlanjut dalam bentuk penelitian bersama, pertukaran keilmuan, serta penguatan kurikulum ekonomi syariah,” tegas Dr. H. Saihan, M.Pd.I, Wakil Direktur Pascasarjana UIN KHAS Jember.
Penulis: Laili Salimah
Editor: Wildan Khisbullah Suhma




