Mahasiswa S2 Ekonomi Syariah UIN KHAS Jember Paparkan Gagasan Eco-Sukuk pada 4th IC-ISLEH 2025
Malang — Mahasiswa S2 Ekonomi Syariah Pascasarjana UIN KHAS Jember, M. Darul Ulum, S.E (Angkatan 2025), menorehkan capaian akademik membanggakan melalui presentasi ilmiah pada 4th IC-ISLEH 2025 (International Conference on Islam, Science, Language, Law, Education, Economics, and Humanity). Konferensi internasional yang digelar di UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, berlangsung pada 24–25 November 2025 dari pukul 08.00 hingga 17.00 WIB.
Dalam forum ilmiah tersebut, Darul Ulum mempresentasikan riset berjudul “Beyond Green: Conceptual Reconstruction of Green Sukuk into Eco-Sukuk Based on the Islamic Quadruple Bottom Line for Sustainable Financing.”
Riset ini mengusulkan rekonstruksi konsep green sukuk menuju eco-sukuk, sebuah instrumen pembiayaan berkelanjutan yang lebih holistik. Melalui integrasi Islamic Quadruple Bottom Line, yaitu spiritual, sosial, lingkungan, dan ekonomi, konsep eco-sukuk dirancang tidak sekadar membiayai proyek ramah lingkungan, tetapi juga memperkuat nilai spiritual masyarakat, mendorong pemberdayaan sosial, menjaga keseimbangan dan keberlanjutan lingkungan, serta memberikan dampak ekonomi jangka panjang.
Pendekatan ini menempatkan maqashid syariah sebagai fondasi utama, memastikan bahwa instrumen pembiayaan modern tetap selaras dengan nilai luhur Islam dan kebutuhan pembangunan berkelanjutan era kini.
Keterlibatan Darul Ulum dalam konferensi internasional ini menunjukkan komitmen mahasiswa Pascasarjana UIN KHAS Jember dalam menghadirkan inovasi pemikiran dan kontribusi nyata pada wacana global terkait ekonomi syariah dan sustainable financing.
Direktur Pascasarjana UIN KHAS Jember, Prof. Dr. Mashudi, M.PPd, memberikan apresiasi atas capaian tersebut. Menurutnya, partisipasi mahasiswa dalam forum ilmiah internasional bukan sekadar prestasi individual, tetapi representasi kualitas akademik Pascasarjana UIN KHAS Jember.
"Gagasan eco-sukuk yang ditawarkan Saudara Darul Ulum menunjukkan keberanian intelektual sekaligus relevansi ekonomi syariah dalam menjawab tantangan global. Kami mendorong seluruh mahasiswa untuk terus melahirkan ide yang strategis, aplikatif, dan bernilai kemaslahatan,” ujar Prof. Mashudi.
Beliau menegaskan bahwa Pascasarjana berkomitmen memperkuat budaya akademik yang mendorong riset inovatif dan berdampak, baik di tingkat nasional maupun internasional.
Penulis: Laili Salimah - Abdul Hamid
Editor: Wildan Khisbullah Suhma


