Mahasiswa Magister Ekonomi Syariah Pascasarjana UIN KHAS Jember Bersinar di AICIEBP 2025
JEMBER — Civitas akademika Pascasarjana UIN Kiai Haji Achmad Siddiq (KHAS) Jember kembali menorehkan prestasi membanggakan. Pada Rabu (12/11/2025), salah satu mahasiswa Program Studi Magister Ekonomi Syariah, Muhammad Darul Ulum, S.E., tampil gemilang dalam The 4th Annual International Conference in Islamic Economics, Business, and Philanthropy (AICIEBP) yang diselenggarakan oleh Faculty of Islamic Economics and Business UIN Syekh Wasil Kediri.
Konferensi bertema “Development of a Global Financial Sector with an Environmental, Social, and Governance Perspective for Sustainable Future” tersebut menghadirkan akademisi, praktisi, dan peneliti dari berbagai negara. Agenda dilaksanakan secara daring melalui Zoom Meeting mulai pukul 08.00 hingga 17.00 WIB.
Dalam forum internasional itu, Darul Ulum mempresentasikan makalah berjudul “Food Waqf Ecosystem Model Through Eco Halal Food Management to Realize Sustainable Village Development.” Penelitian ini menawarkan konsep ekosistem wakaf pangan berbasis eco halal food management sebagai strategi keberlanjutan pembangunan desa. Gagasannya menempatkan ekologi, spiritualitas, dan ekonomi sebagai satu kerangka yang saling menguatkan.
“Model yang saya tawarkan bertujuan membangun sistem pangan yang berkelanjutan, terukur, dan berpihak pada kesejahteraan masyarakat desa,” ujar Darul Ulum dalam pemaparannya. Ia menegaskan bahwa integrasi nilai ekologi dan prinsip halal dapat menjadi jawaban atas tantangan pembangunan ekonomi umat di era modern.
Konferensi AICIEBP 2025 sendiri menjadi ruang strategis pertukaran gagasan internasional, mempertemukan pemikir dan inovator dari sektor ekonomi, keuangan, sosial, bisnis, dan filantropi syariah.
Kepala Program Studi Magister Ekonomi Syariah, Nikmatul Masruroh, M.E.I., turut menyampaikan rasa bangga sekaligus menekankan pentingnya proses pembinaan akademik.
“Prestasi ini lahir dari ketekunan mahasiswa dalam mengikuti bimbingan secara intensif. Kami selalu menekankan bahwa kualitas penelitian tumbuh melalui proses diskusi, revisi, dan pendampingan yang berkelanjutan. Kami membuka ruang bimbingan kapan saja agar mahasiswa dapat mematangkan gagasan. Ketika mereka tampil di forum internasional, kami ingin mereka membawa nama baik kampus sekaligus menunjukkan kapasitas ilmiah yang solid.” ungkapnya.
Sementara itu, Direktur Pascasarjana UIN KHAS Jember, Prof. Dr. Mashudi, M.Pd., memberikan apresiasi tinggi atas capaian ini. Beliau mengungkapkan bahwa capaian tersebut selaras dengan misi Pascasarjana UIN KHAS Jember dalam memperkuat penelitian yang inovatif, kontekstual, dan memberi kontribusi nyata bagi pengembangan ekonomi Islam.
“Kami mendorong mahasiswa untuk terus membawa gagasan-gagasan baru yang mampu menjawab isu kontemporer, termasuk pembangunan berkelanjutan, ekonomi hijau, dan penguatan ekosistem halal,” tuturnya.
Partisipasi aktif dalam event global seperti AICIEBP menjadi bukti bahwa Pascasarjana UIN KHAS Jember terus memacu kualitas penelitian mahasiswa melalui pendampingan intensif, kolaborasi akademik, dan keberanian menembus forum ilmiah internasional.
Prestasi ini diharapkan menjadi inspirasi bagi mahasiswa lain untuk memperkuat kontribusi akademik, memperluas jejaring riset, serta membuktikan bahwa gagasan dari kampus dapat beresonansi dalam percakapan global ekonomi Islam.
Penulis: Laili Salimah - Abdul Hamid
Editor: Wildan Khisbullah Suhma




