HMPM Pascasarjana Dorong Kesiapan Akademik Mahasiswa Lewat FGD Pemetaan Tugas Akhir
Jember — Himpunan Mahasiswa Pascasarjana (HMPM) Program Studi Ekonomi Syariah UIN KHAS Jember menggelar kegiatan Sosialisasi dan Pengenalan Himpunan yang dikemas dalam bentuk Focus Group Discussion (FGD) bertema “Pemetaan Tema Tugas Akhir untuk Riset Ekonomi Syariah”. Acara berlangsung pada Sabtu, 15 November 2025 pukul 09.00–13.00 WIB di Café Joglo Jember, lokasi yang dipilih karena berdekatan dengan kampus sehingga memudahkan seluruh peserta.
Kegiatan ini menghadirkan narasumber utama Dr. Nikmatul Masruroh, S.H.I., M.E.I., Kaprodi S2 Ekonomi Syariah, yang memberikan arahan komprehensif terkait pemilihan tema penelitian, prioritas isu-isu aktual, serta pentingnya memetakan arah riset secara sistematis. Beliau menegaskan bahwa mahasiswa perlu memahami landscape keilmuan Ekonomi Syariah agar tugas akhir yang disusun tidak hanya memenuhi standar akademik, tetapi juga berkontribusi pada pengembangan disiplin ilmu.
“Mahasiswa harus mampu membaca kebutuhan riset dan menentukan topik yang relevan dengan perkembangan ekonomi syariah. Pemetaan sejak awal akan memudahkan proses bimbingan dan menghasilkan penelitian yang lebih terarah,” ujarnya dalam sesi pemaparan.
Selain FGD pemetaan riset, kegiatan ini juga membahas strategi publikasi pada jurnal terakreditasi Sinta 3, teknik penulisan akademik yang benar, serta pengenalan dosen dan mata kuliah semester 2 sebagai bentuk penguatan kesiapan akademik mahasiswa. Seluruh materi disampaikan untuk membangun fondasi keilmuan yang kuat dan meningkatkan kompetensi mahasiswa dalam menghadapi proses penyusunan tugas akhir.
Acara dipandu oleh Abdul Hamid, S.H., yang membawa suasana diskusi tetap tertib, kondusif, dan produktif. Antusiasme peserta terlihat dari sesi sharing pengalaman antar mahasiswa, yang membuka ruang bagi pertukaran ide, tantangan penelitian, hingga strategi menyusun rencana studi yang lebih matang.
Direktur Pascasarjana UIN KHAS Jember, Prof. Dr. Mashudi, M.Pd., menyampaikan apresiasi terhadap inisiatif HMPM dalam memperkuat kesiapan akademik mahasiswa. “Kegiatan seperti ini sangat strategis. Mahasiswa Pascasarjana harus memiliki peta riset yang jelas sejak semester awal, agar proses bimbingan lebih efektif dan menghasilkan karya ilmiah yang berkualitas serta berdampak,” ujarnya.
Penulis: Laili Salimah – Abdul Hamid
Editor: Wildan Khisbullah Suhma




